Pahami Karakter Wisman

Share to friendsShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+Share on TumblrShare on StumbleUponEmail this to someonePrint this page


Palembang – Puluhan Pegiat Pariwisata dan Pelaku industri Pariwisata Sumsel menigkuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Destinasi Pariwisata Sumsel di The Arista Hotel Palembang Sabtu (29/04/2017).

Dikatakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, kegitaan ini lebih untuk menigkatakan kapasitas pelaku Industri Parisata Sumseel sepeti Agen Travel, Pelaku Industri Homestay dan juga Instansi yang bergerak di Bidang Pariwisata seSumsel untuk lebih siap dalam menyambut Asian Games 2018.

“Antisipasi pengunjung saat Asian Games di Palembang nanti, tentu yang harus dikedepankan yakni kesiapan Homestay di Palembang, kegiatan promosi ke daerah-daerah dan juga kesiapan Agen Travel. Disini dibutuhkan wawasan wawasan bagaimana konsep pariwisata secara umum seperti yang telah di arahkan dari pusat,” ujar Irene.

Sebagai narasumber, hadir pada kesempatan tersebut, Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementrian Pariwisata RI, Dadang Rizky Rahman. Salah satu yang ditekankan Dadang pada kesempatan tersebut yakni tiap pelaku industri pariwisata seperti contoh pihak Agen Travel, haruslah bisa menangkap karakter wisata para wisatawan khususnya mancanegara.

“Pahami karakter wisman tersebut, wisman dari Malaysia sukanya wisata yang seperti ini, senang perjalanan yang seperti ini dan seterusnya dan seterusnya. Ini yang akan menetukan apakah nanti wisman tersebut kangen untuk ke sini lagi atau tidak. Untuk mengakomodir karakter mereka tentu pihak agen travel harus lebih dulu memahami karakter wisata mereka,” jelas Dadang.

Ia juga sangat menyarankan agar Instasnsi Pariwista di tiap daerah untuk lebih intens berkolborasi dengan Asita, PHRI setempat. Karena pihak -pihak tersebutlah yang lebih dulu di temui para wisatawan. Jika kompak, tentu arus pariwisatanya akan lancar pula di daerah tersebut.

“Harus Kompak, kalau nggak kompak bukan tidak mungkin Travel dari Sumsel akan memanfaatkan hal ini,” ujar Dadang.