Bahas Homestay Desa Wisata, Kemenpar Gelar Rakornas II

Share to friendsShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+Share on TumblrShare on StumbleUponEmail this to someonePrint this page

Jakarta – ┬áKementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) lainya menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Dengan mengambil tema Homestay Desa Wisata Indonesia Incorporated: 20.000 homestay untuk 2017, rakornas berlangsung selama dua hari, pada tanggal 18-19 Mei 2017.

“Presiden menetapkan bahwa Pariwisata itu adalah sector prioritas,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/5).

Dalam kegiatan ini juga membahas sejumlah topik antara lain legalitas lahan, pengembangan homestay desa wisata, skema pendanaan, dan lainnya.

Sebagai langkah awal, Kemenpar akan melakukan digitalisasi homestay desa wisata dengan ITX, Indonesia Tourism Xchange. Digital Market Place yang diendors Kemenpar untuk membangun mall secara digital bagi seluruh pelaku usaha dan bisnis pariwisata di Indonesia.

Homestay seperti target Presiden Joko Widodo, tahun 2019 harus sudah terbangun 100.000. Tim Percepatan 10 Destinasi Prioritas membreakdown target itu dengan 20.000 homestay di 2017 ini, 30.000 di tahun 2018, dan 50.000 di tahun 2019.

Selain digelar rakornas, di Hotel Bidakara nanti juga akan ada pameran homestay. Konsep pameran akan mengajak pengunjung merasakan perjalanan wisata ke Homestay Desa Wisata. Arah.com