Festival Sriwijaya 2017 Total Beri Kemeriahan Warna Budaya

Share to friendsShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+Share on TumblrShare on StumbleUponEmail this to someonePrint this page

Palembang РFestival Sriiwjaya 2017 resmi ditutup minggu malam (27/08/2017).  Perhelatan Festival Sriwijaya 2017 yang digelar sejak 22 Agutus 2017 total memberi kemeriahan penuh warna budaya di tiap harinya selam kurang lebih seminggu ini.

Tak khayal , Festival Sriwijaya 2017 masuk jajaran tiga besar even terpopuler di Indonesia. Penilaian tersebut diambil dari hasil survey dan voting di Media Sosial. Dijadwalkan, keputusan hasil akhir tiga besar even terpopuler di Indonesia tersebut bakal diumumkan pada Oktober 2017 mendatang.

“Saat ini posisi kita ada di tiga besar, kita berharap sangat dukungan semua pihak agar kita menjadi juara. Selain Festival Sriwijaya, dua even lainnya ada di Bali dan Jember,” ujar kepala Dinas Pariwisata Sumatera Selatan, Irene Camelyn, Minggu (27/8/2017) usai kegiatan malam penutupan Festival Sriwijaya 2017 di Benteng Kuto Besak (BKB).

“Dari segi kunjungan jumlahnya signifikan sekali, setiap hari hingga di hari terakhir ini ribuan pengunjung datang ke even Festival Sriwijaya 2017. 5 daerah yang dimaksud diantaranya, Gunung Kidul dan Kulon Progo,” ujarnya.

Tak hanya menambah jumlah kunjungan wisatawan, para peserta, konsep dan lainnya yang ikut ambil bagian dalam Festival Sriwijaya 2017 lebih aktraktif.

“Konsep backdrop contohnya, tahun ini kita angkat Cagar Budaya Bumi Ayu Pali. Dinas Pariwisata tak bisa dilepaskan dari kebudayaan dan seni, apalagi dari Badan Industri Kreatif turut ikut meramaikan dan mensuksekan di even ini, kita ingin menonjolkan industri kreatif yang kita miliki,” jelasnya.

Acara yang ditutup oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumsel, Akhmad Najib tersebut masyarakat Kota Palembang dan juga pelancong asal luar kota Palembang, dihibur dengan beragam atraksi, mulai dari lantunan suara emas penyanyi asal Prabumulih yang menjadi pemenang Festival Sriwijaya 2016, kemudian modern dance yang dikombinasikan dengan traditional dance, hingga persembahan tarian Darsi Naga dari Dinas Pariwisata Gunung Kidul. Sejumlah pengunjung yang menyaksikan atraksi tarian ini pun terlihat terpukau dengan semua sajian demi sajian hiburan yang ditampilkan.

Sumber :

Teks : Sriwijaya Post

Foto : Radograph