Sumsel Fokus Gaet Wisatawan Asia Tenggara

Share to friendsShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+Share on TumblrShare on StumbleUponEmail this to someonePrint this page

Palembang – Geliat Pariwisata Sumsel di pasar Asia Tenggara dirasakan masih kurang mendapatkan respon yang baik. Meski sudah ada pergerakannya untuk menggaet wisatawan Asia Tenggara namun masih kalah d banding dengan negara Asean lainnya. Hal ini di kemukakan oleh Asisten 1 Sekda Provinsi Sumsel, Akhmad Najib saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis bertajuk Sinkronisasi Promosi Pariwisata Pasar Asia Tenggara di Hotel Santika Palembang, Senin (25/09/2017).

“Sudah ada tapi masih belum baikk. Itulah diperlukannya sinkronisasi promosi dari segala unsur pendorong pariwisata,” ujar Najib.

Selain itu, lanjutnya, selain dukungan infrastruktur, dari jajaran pemerintah sendiri juga akan memperkuat sinkronisasi di jajaran pemerintahannya, baik itu dari sisi kebijakan yang dirumuskan juga menyamakan dan mendorong spirit membangun pariwisata di Sumsel.

“Salah satu contohnya, tidak harus dengan mengadakan even yang besar, namun yang terpenting adalah even yang berkesinambungan. Promosi juga jangan dibatasi dengan hal-hal yang kurang logis yang bisa membuat kekakuan untk berpromosi. Yang terpenting adalah aman dan tertib,” tukas Najib.

Dikatakan pula oleh , Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Pasar Asia Tenggara Kemenpar RI, Rzki Handayani, Palembang bersama Jakarta yangakan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games nanti punya kesempatan untuk melompat tinggi dari ajang itu. Tentu kesempatan ini secara langsung akan mendatangkan wistawan Asing dari penjuru Asia.

Lalu bagaimana setelah Asian Games selesai, inilah yang harus dipersiapkan Sumsel agar nantinya wisatawan-wisatawan tetap mau berkunjung ke Sumsel lagi.

“Asian Games bisa jadi momentum yang tepat untuk Sumsel menunjukkan pesonanya. Jangan sampai di momen yang bagus ini justru jadi bumerang untuk pariwisata Sumsel. Terlebih ini menyandang nama Pariwisata Indonesia juga di mata Wisatawan Asia,” ujar Ibu yang akrab disapa Kiki ini.

Lanjutnya, selain berkesinambungan, kunci lainnya adalah komunikasi antar unsur -unsur pentahelilx (Pemerintah, akademisi, Komunitas, Media, dan Bisnis).

Ditambahkan oleh, Anggota DPR RI Komisi X, Sri Melyana, mengapa pasar Asia Tenggara yang jadi fokus Pariwisata Sumsel, karena pasar Pariwsata Asia Tenggara saat ini sedang memggeliat dan akan terus tumbuh untuk tahun-tahun kedepan.

“Kalau selama ini, orang Indonesia yang banyak ke Thailand dan negara asia tenggara lainnya, nah kedepan, kita yan harus bisa gaet mereka untuk berwisata ke Sumsel,” pungkasnya.