Pentingnya Digital Media Untuk Publikasi Bisnis

Share to friendsShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+Share on TumblrShare on StumbleUponEmail this to someonePrint this page

Palembang – Diera digital saat ini, mau tidak mau disegala aspek kehidupan harus pula menyesuaikan diri dengan kedigitalisasian, terlebih pada bidang usaha dan berproduktifitas. Dikatakan oleh Exclusive Trainer Mark Plus, Bidang Pemasaran, Iyan Radiana, didunia bisnis sangat membutuhkan digital media. Banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari digitial media untuk dunia bisnis. Hal ini diungkapakannya saat men Trainer puluhan para kreatif dari Sumsel pada kegiatan Pembinaan Pengembangan Publikasi Produk Kreatif yang digelar oleh Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) dan DInas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel di Hotel Grand Zury Palembang, Senin-Selasa (09-10/10/2017).

“Pentingnya digital media untuk dunia bisnis itu yakni untuk publikasi, memperbaiki customer servis, meningkatkan penjualan, meningkatkan brand awareness, dan melek perkembangan kebutuhan pelanggan,” jelas Iyan bersemangat.

Lanjut Iyan, setelah memahami fungsi digital media selanjutnya ada tahapan-tahapan lain yang harus diperhatikan. Pebisnis harus bisa mengidentifikasi target audiens
Memahmi posisi perbedaan brand, menentukan tujuan merancang konten dan konteks pesan. Lalu kemudian memilih media publikasi dan lalu merumuskan metode bagaimana pesan publikasi itu akan di edarkan ke target pasar.

“Untuk yang mau berhemat, media publikasi terbaik adalah media sosial. Dan terbukti juga paling efektif menggaet pasar,” ujarnya.

Kegiatan ini sendiri sebelumnya dibuka oleh, Deputi Pengembangan Aplikasi Produk Kreatif, Sjafrie MP Sirait. Pada kesempatan itu ia mengatakan bahwa pemasaran tanpa publikasi itu omongkosong. Untuk itu pada kegiatan ini pihaknya mengajak para peserta untuk menggunakan waktunya seefektif mungkin untuk menangkap pesan-pesan dan tutorial dari Trainer.
“Pemasaran tanpa publikasi itu omong kosong,¬†untuk itu kita perlu belajar bagaimana cara publikasi terbaik saat ini,” ujarnya menandai dibukanya kegiatan tersebut.

Di sambut juga oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpa) Provinsi Sumsel, Irene Camely Sinaga, kemajuan teknologi saat ini justru merupakan peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif untk memasarakan produknya. Dengan pengguna internet yang berjumlah 150 juta pengguna saat ini, harusnya dengan mudah para pebisnis menjual produknya via internet dengan kemurahan/kemudahan media sosial.

“Disini, peserta harus dengan seksama memahami apa yang diberikan/paparkan Trainer. Biar bisa di implementasikan langsung pada produk produk para peserta,” tukas Irene.