Pempek sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Image

Palembang – Rapat penetapan Pempek sebagai Warisan Budaya Tak Benda bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, Irene Camelyn Sinaga , Sejarahwan, budayawan dan pemilik usaha pempek di Palembang di Ruang Rapat Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, Selasa (25/07/2017).

Pempek telah berhasil dipatenkan melalui Surat hak cipta dari Kementrian Hukum dan HAM RI.  Pempek dan variannya seperti tekwan, model, laksan dan celimpungan telah ditegaskan sebagai makanan asli khas Palembang.

Kini sudah satu abad sebutan atau penamaan masyarakat pada makanan khas wongkito ini. Kurang lebih sudah 100 tahun sebutan pempek ini, fakta informasi ini berasal dari sumber yang dipercaya termasuk sumber literature buku karya RHM Akib, Putra asli Palembang yang pernah menjabat sebagai Wethouder Loco Burgemeester Stads Gementhe Palembang .

Ada sekian buku yang ditulis beliau, salah satunya Sejarah dan Kebudayaan Palembang Adat Istiadat Perkawinan di Palembang . Dalam buku yang juga dikoleksi digital library oleh University of California dan Michigan University termasuk perpustakaan di Belanda.

Pada halaman 74-76 dari buku tersebut menyebutkan panganan panganan khas Palembang antara lain “Kelesan kerupuk, kelesan lenjer, kelesan senggol, kelempang, kerupuk, model tekwan, lenggang, celimpungan, laksan dan lain sebagainya .

Di Palembang sendiri Nama makanan kelesan itu diartikan sebagai Pempek. Bermula pada tahun 1916-an di Kampung Keraton (sekarang masuk bilangan Kampung Mesjid Agung dan Mesjid Lama) ada pedagang Tionghoa yang tiap hari menjual makanan buatannya.

Jualannya laris manis karena makanan yang dijual adalah makanan yang dibuat secara teliti dan baik. Asal muasal kata pempek sendiri berasal dari nama panggilan si penjual oleh para calon pembeli makanan tersebut. Mereka memanggil dengan panggilan “Apek-Pek, empek mampir sini”

Akhirnya makanan yang dijual si Apek lantas berganti nama menjadi Pek Empek ➡ Pempek . Di kalangan tertentu di Palembang, makanan itu tetap dinamakan Kelesan.

ASTC Berhasil, Sumsel Bersiap Jadi Tuan Rumah Asian Games 2018

Image

Palembang – Selesainya Perhelatan Asian Triathlon Championship  (ASTC) 2017 yang di gelar selama 3 hari di kota Pempek ini menghasilkan para pejuang pejuang yang maksimal. Kegiatan ini telah terselesaikan pada hari Minggu (24/07/2017) dengan kemenangan yang diraih kembali oleh tim Triathlon Jepang.
Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin mengakui selesainya tes even Triathlon maka Sumsel tinggal menggelar tes even sebanyak 10 kali lagi sesuai cabang olahraga yang dipertandingkan di komplek Jakabaring Sport City.
“Kemungkinan tes even selanjutnya tidak banyak diikuti negara peserta Asian Games, karena tes even ini bersamaan dengan Asian Triathlon Championship, jadi tes even kedepannya tingkat nasional,” kata orang nomor 1 di Sumsel ini.
Alex mengakui telah maksimal menggelar even ASTC 2017 serta bekerja optimal. Namun diakui masih banyak kekurangan dan akan dievaluasi untuk even sesungguhnya yaitu Asian Games.
“Masukan dan saran sudah kita terima, banyak kekurangan itulah namanya tes even karena akan diperbaiki,” ujar Alex.

Aksi Sapta Pesona, Menjaga Keasrian Kampung AlMunawar

Image

Palembang – Dalam Pariwisata, salah satu Elemen penting dari aksi Sapta Pesona antara lain Bersih dan Tertib, hal ini pula yang digiatkan oleh DInas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan untuk menjaga dan keasrian Destinasi WIsata Religi Kampung Arab Almunawar agar tetap memberi daya tarik lebih kepada wisatawan yang akan berkunjung.
Warga Kampung Al Munawar beserta pegiat Pariwsata Sumsel yang kurang lebih berjumlah 60 peserta, Jumat pagi (21/07/2017) menggelar gotong royong melakukan aksi pembersian di lingkungan sekitar Kampun Almunawar.
Tampak para peserta dengan kaos kuning bersemangat melakukan aksi bersih-bersih tersebut yang dimulai dari pukul 08.00 wib.
Usai pembersihan, para peserta juga berkesempatan mendengarkan pengalaman dari Ketua Pengelola Desa Wisata Nglanggerang Kabupaten Gunung Kidul, Sugeng Handoko, yang telah dulu berkecimpung dalam menciptakan Desa Wisata.
Sugeng mengajak warga Kampung Almunawar untuk bisa menciptakan fasilitas home stay di kampung Almunawar.
“Home stay akan menjadi daya tarik yang menarik bagi wisatawan khususnya wisatawan asing, ini terbukti di Gunung Kidul, dimana banyak turis yang ingin merasakan tinggal di rumah warga dengan menjalani kehidupan sehari-hari di rumah itu. Ini bisa dicontoh di Kampung ALmunawar ini. Terlebih dengan kekhasannya yang menawarkan budaya yang Islami,” jelas Sugeng.

23 Negara Berlaga di JSC Palembang

Image

Asian Triathlon Championship (ASTC) 2017

Presiden International Triathlon Union (ITU) Mrs. Marisol Casado dan Presiden Asian Triathlon Championship (ASTC) Mr. Justin Sukwon Park, resmi membuka kejuaraan Asian Triathlon Championships (ASTC) 2017” diselenggarakan di Kota Palembang, di Plaza Venue Menembak Jakabaring Sport City Palembang, Jum’at (21/7).

Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa  Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumsel menyambut baik penyelenggaraaan even internasional ini. Hal ini membuktikan bahwa Sumatera Selatan siap menyelenggarakan Kejuaran pada level yang lebih tinggi yaitu “ASIAN GAMES 2018.

“Selamat datang kepada peserta ASTC di Bumi Sriwijaya, selamat bertanding mengikuti seluruh rangkaian kegiatan kejuaraan hingga selesai,” ungkapnya.

Lanjut Alex, Pelaksanaan ASTC tahun ini lebih besar dibandingkan tahun 2013. Kejuaraan Dunia Triathlon yang untuk Ketiga kalinya berlangsung di Palembang dengan 23 negara  peserta dan 12 negara mengirimkan delegasi sebagai peninjau.

Menurutnya, terpilihnya Jakabaring Sport City (JSC) pada pemungutan suara langsung diantaranya karena Jakabaring Sport City merupakan suatu kawasan olahraga yang terletak di tengah Kota Palembang, ditambah dengan pengalaman Sumsel mensukseskan 37 even olahraga berkelas dunia.

“Selain bertanding dan menikmati keindahan Kota Palembang, kita mengharapkan masukan dan kritik dari peserta berupa masukan positif bagi suksesnya penyelenggaraan pada even selanjutnya,” harapnya.

Sementara, kejuaraan Triathlon merupakan tes event dari perhelatan akbar Asian Games 2018, yakni penggabungan dari tiga cabang olahraga sekaligus yakni renang, balap sepeda dan lari. Para peserta akan berlaga di Jakabaring hingga 23 Juli mendatang.

Pariwisata Semakin Dilestarikan, Semakin Mensejahterakan

Image

Palembang – Bertempat di Daira Hotel Palembang, kamis (20/07/2017) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel menggelar Workshop Pengembangan Sadar Wisata Sapta Pesona 2017.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya sinergi antara pihak- pihak pendorong kepariwisataan di Sumsel yang tak lain bertujuan untuk menciptakan masyarakat sadar wisata.

Workshop diikuti kurang lebih 60 peserta dari berbagai instansi dan komunitas pendukung Pariwisata Sumsel.

Turut sebagai narasumber, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, Asdep Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kemenpar RI, Tazbir, Letkol Infantri Romas Herlandes dari Dandim 0418 Palembang dan Ketua Pengelola Desa Wisata Nglangerang Kabupaten Gunung Kidul, Sugeng handoko.

Dalam pembukaanya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga mengatakan Pariwisata semakin dilestarikan maka akan semakin mensejahterhakan. Hal ini sendiri dicontohkannya pada Perkembangan Destinasi Wisata Kmapung Al Munawar di 13 Ulu Palembang.

“Apakah Pariwsata semakin di lestarikan maka semakin mensejahterahkan?, ini jawabannya saat ini dari geliat wisata di Kampung Arab Almunawar, sehari ada 200 orang beli tiket masuk di hari biasa. Total 2000 orang yang masuk per minggu. Parkir memberi pemasukan Rp30 juta perbulan.
Ini pembuktian bahwa benar.. dan ini faktanya,” ujarnya.

Lanjut Irene, di palembang ada 107 kelurahan. Andaikata dari jumlah tersebut bisa seperti Kampung Almunawar, maka akan luar biasa pastinya. Terlebih di Kota Palembang saja terdapat 64 destinasi wisata. Syaratnya ialah sinergi antar semua phak, baik itu Industri, kelembagaan, Komunitas, Media dan lain lain.

“Harus bersinergi untuk mewujudkan Sumsel yang sadar wisata.

Efeknya sudah pasti kesejahteraan. Peningkatan lapangan pekerjaan dan lain sebagainya.

Pariwisata itu intinya komunikasi dan silahturahmi,” tukas Irene.

Dikatakan pula oleh Asdep Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kemenpar RI, Tazbir,

Sumsel ini arah pembangunannya Ke Pariwisata.

“Jakabaring untuk pariwisata, Asian games arahnya pariwisata juga.. Nah masyarakatnya harus sadar ini. Bahwa provinsi ini arahnya menuju pariwisata,” ungkapnya saat menjadi pembicara.

Ditambahkan oleh pembicara lainnya,

Ketua Pengelola Desa Wisata Nglanggerang Kabupaten Gunung Kidul, Sugeng Handoko,

Destinasi wisata itu tidak harus mempunyai tempt atau bangunan yang indah untuk dlihat. Kearifan lokal masyarakat pun bisa jadi daya tarik wisata.

“Cerita cerita legenda,keunikan rutinitas masyarakat, itu bisa jadi daya tarik wisata, yang kemudian menjadikan tempat itu jadi destinasi wisata,” pungkasnya.

Sumsel Punya Potensi Kuat Untuk Wisata Sejarah dan Religi

Image

Palembang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan megnadakanm Bimbingan Teknis Pengembangan Wisata Sejarah dan Religi di Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Maxone Palembang, Kamis (20/07/2017). Pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Irene Camelyn Sinaga dan dibuka oleh Asdep Destinasi Wisata Budaya Lokot Ahmad Enda.
Dalam sambutannya Kepala Disbudpar Sumsel berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengelolaan wisata sejarah dan religi di Provinsi Sumatera Selatan.
Sumatera Selatan sangat kuat dengan budaya tetapi masih merupakan potensi dan belum menjadi daya tarik wisata. Dengan bimbingan teknis ini diharapkan dapat menghasilkan rencana strategis untuk pengembangan wisata sejarah dan religi di Sumatera Selatan.
Bimbingan teknis ini bertujuan untuk pengembangan wisata sejarah dan religi di Provinsi Sumatera Selatan, pemberdayaan bagi pelaku pariwisata serta pengembangan produk dan branding provinsi Sumatera Selatan sebagai destinasi wisata sejarah dan religi.
Narasumber terdiri dari Kepala Disbudpar Sumsel, Tety DS Ariyanto dan Ary Hertanto dari Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah dan Religi serta ketua ASITA Provinsi Sumatera Selatan.
Bimbingan teknis dihadiri oleh perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dari kabupaten/kota, PHRI, HPI, ASITA Provinsi Sumatera Selatan, pengelola destinasi wisata dan religi, komunitas dan pemerhati budaya.

Asian Games di Palembang Sudah Tahap Action, Bukan Lagi Sosialisasi

Image

Palembang – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melangsungkan acara sosialisasi Asian Games 2018, di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel. Acara tersebut dibuka resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin. Acara ini pula mendatangkan tiga narasumber dari Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC).  Senin (17/07/2017).

Dalam kata sambutannya Direktur Kemitraan Komunikasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Dedet Surya Nandika menuturkan, sebagai negara yang diamanatkan untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang, Indonesia melangungkan di dua daerah Kota Palembang Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, 18 Agustus – 2 September 2018 nanti, menjadi kebanggaan bagi Bangsa Indonesia. Ia mengugkapkan bahwa Presiden RI  meminta agar momentum penyelenggaraan Asian Games ke-18 memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kepentingn bangsa.  Selain itu agar promosi dan informasi terkait Asian Games 2018 untuk digencarkan, sehingga perhelatan ini akan menjadi magnet perhatian dunia kepada Indonesia.

Ia juga mengungkapan, Persiapan Asian Games bukan sekadar pekerjaan pemerintah, tetapi juga masyarakat Indonesia. Seperti diketahui, Kota Jakarta merupakan tuan rumah utama, tetapi pada sisi lain  tidak bisa melupakan Palembang yang siap menggelar semua cabang olahraga. Sosialisasi pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta – Palembang gencar dilakukan Kementerian Kominfo dalam hal ini Direktorat Jenderal Informasi Komunikasi Publik. Diantaranya Kementerian Kominfo telah memberikan himbauan kepada semua jajaran Humas dan Dinas Kominfo se-Indonesia untuk dapat menampilkan logo di spanduk, banner dan baliho pada setiap kegiatan.

” Kami kembali mengingatkan Asian Games adalah pesta olahraga internasional dan menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Untuk kesuksesan penyelenggaraan Asian Games XVIII  merupakan kerjasama segenap pihak antara pemerintah, masyarakat dan didukung oleh KOl INASGOC. Marilah kita bergotong royong melakukan yang terbaik untuk memastikan berbagai langkah dan upaya persiapan dapat berjalan sebagaiman mestinya,” himbaunya

Sementara Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin menambahkan, sejak Indonesia berhasil meraih tuan rumah Asian Games di Korea Selatan lalu, ia telah menggebrakan sosialisasi Asian Games.

” Saat ini yang harus dilakukan, bukan lagi mensosialisasikan, tetapi action, action dan action di lapangan,” tegasnya

Alex turut menghimbau dalam kesempatan ini untuk Kominfo melangsungkan acara bukan lagi panel-panel diskusi melainkan bentuk yang lebih dititik beratkan action dilapangan.

“Palembang dengan Jakabaring Sport City nya mati-matian untuk bisa memenuhi persyaratan menjadi tuan rumah Asian Games, dana pasti tidak mencukupi tetapi kami mempunyai kelebihan pengalaman, teruji, dan motivasi paling kuat, Alhamdulillah JSC menjadi kawasan olahraga bertaraf international,” ungkapnya

“Banyak hal yang telah kami lakukan. Sumsel tidak perlu dikhawatirkan, insha Allah persiapan kita lebih baik dari Jakarta, tapi inikan satu kesatuan kalau di Palembang sukses Jakarta bermasalah itu rusak semua,” imbuhnya

Bali & Beyond Travel Fair (BBTF)

Asian Games 2018, Dongkrak Wisatawan Sumsel
Denpasar – Pelaksanaan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) yang berlangsung sejak 7-11 Juni 2017 di Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali, menjadi ajang yang tepat bagi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam mempromosikan sejumlah potensi wisata yang ada di sejumlah daerah di Sumsel. Bursa pariwisata terbesar yang bertujuan mempromosikan dan menjual paket-paket wisata ini, juga sekaligus sebagai ajang promosi Asian Games 2018 di Palembang dan sekaligus menjadi dongkrak wisatan Sumsel.
Pada saat acara Welcome Dinner & BBTF Opening Ceremony yang berlangsung di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Kamis Malam (08/06/2017), Gubenur Sumsel H Alex Noerdin mendapat kesempatan secara khusus dihadapan ratusa peserta BBTF, memaparkan sejumlah potensi-potensi wisata serta berbagai pembangunan proyek-proyek besar di Sumsel. Acara ini juga dihadiri oleh wakil gubernur Bali I Gusti Ngurah Kesuma dan sejumlah pejabat bali lainnya.
“Sumsel tidak hanya memiliki kekayaan sumber alam, namun juga berbagai potensi wisata juga sudah ada sejak dulu. Bahkan, sejumlah wisatawan juga bisa menikmati berbagai macam wisata kuliner yang sudah terkenal hingga mancanegara,”ujar Alex yang hadir didampingi juga oleh sejumlah pejabat Sumsel, Asisten I H Akhmad Najib, Kadis Pariwisata Irene Camelyn Sinaga dan lain-lain.
Diungkapkannya, saat ini Sumsel juga tengah gencar dalam mempersiapkan tuan rumah Asian Games 2018 termasuk juga penyelenggaraan moto gp 2018. Hal itu, dibuktikan dengan penampilan sejumlah video paparan pembangunan sejumlah proyek-proyek besar yang di Sumsel.
“Beberapa fasilitas yang ada di video tersebut, hampir keseluruhan sudah ada di Sumsel. Hanya saja kita perlu melakukan up grade dan penambahan fasilitas serta pembangunan sarana pendukung untuk pelaksanaan Asian Games 2018. Dengan demikian, para tamu-tamu nanti akan semakin bersemangat untuk datang ke Palembang, Sumatera selatan,”tegas Alex yang disambut riuh tepuk tangan  peserta BBTF.

Mendigitalkan Diri, Industri Pariwisata Sumsel Gabung itx.co.id

Beberapa waktu lalu digelarlah Workshop untuk para penggiat industri pariwisata Sumsel. Mereka diajak untuk berfikir secara digital dan mengambil aksi secara digital. Antara lain dengan bergabung ke satu komunitas website yang menjadi wadah tempat pelaku usaha untuk memasarkan produk jasanya secara online yang bernama Indonesia Tourism eXchange (itx.co.id).

Pada kesempatan ini Direktur dari itx, Caludia bersama jajarannya menjelaskan langsung bagaimana benefit dan juga cara para pelaku usaha pariwisata agar dapat bergabung.

Merespon dengan cepat, para pelaku industri pariwisata di Sumsel sudah banyak yang bergabung di itx.co.id.

……..

Berikut daftar nama-nama Badan Usaha, Alamat dan juga Link Website yang sudah begabung dengan itx.co.id.

 

Company Name Phone Book Now Here
Muba Wisata 0711-7422200 / 085368828222 / 711411557 / 082227724441 https://goo.gl/urALkf
Kemas Abdul Latief Tours 81373332436 https://goo.gl/Jwxw3V
Ayo Kelingi Rafting 85284721877 https://goo.gl/pM1sVm
Rumah Limas 0711 410572 https://goo.gl/SQm62V
Arya Media Tour & Travel 0711-421515 / 082178997048 / 08153804782 https://goo.gl/p7xZ0c
Besh Hotel 82269247080 https://goo.gl/ts0bOq
HPI Palembang 81367980438 https://goo.gl/ZhY0hJ
Miera Pelangi Tour & Travel 0711-369121 / 085664705596 https://goo.gl/gb4gCp
Djaja Sandjaya International 0711-362222 / 08127145222 https://goo.gl/P8ttgH
Anugrah Daya Perkasa 0733320402 / 085284721877 https://goo.gl/AHrMX2
Azsa Sukses Sejahtera Abadi\ 0711-315574 / 08134410 https://goo.gl/KRQ99K
Carmeta Ampuh 0711-356653 / 321388 / 081377597597 https://goo.gl/mkPYvJ
Imara Hotel 074317000 / 08127879757 https://goo.gl/z3Dkz9
Gama Hita Mulia 081375335888 / 081321123497 https://goo.gl/xp2yr8
Hotel Wisata 0711-352681 /352682 / 081277110968 https://goo.gl/AYGF1d
Hotel Swarna Dipa 0711313322 / 081373000861 https://goo.gl/esU6UQ
The Daira Hotel Palembang 811719864 https://goo.gl/P46bYv
Dempo Flower Hotel 082282828263
081279158468
https://goo.gl/M8EX4y

 

 

Diajak Alex Tinjau JSC Menteri Arif Terpukau

Palembang – Menteri Pariwisata Arif yahya terpukau saat meninjau venue Jakabaring Sport City, ia mengatakan sudah lebih dari cukup Jakabaring Sport city menjadi Sport Tourisme.

“Selalu terjadi perubahan, cepat sekali perkembangan JSC ini, ini luar biasa”ungkap Arif Yahya terpukau.
Bahkan Arif sangat meromendasikan bagi para pelancong untuk menjadikan jakabaring sebagai Destinasi yang wajib untuk dikunjungi, “masih proses pembangunan saja sudah memukau, apalagi nanti sudah selesai,”kata dia.
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengajak Menteri Pariwisata Arif Yahya mengunjungi beberapa venue di jakabaring, termasuk mengajanya untuk mendengarkan paparan dari kontraktor yang tengah membangun Jakabaring.
“Ini adalah kebanggan sumatera selatan, sebuah prestasi dari masyarakat sumsel, jadi nanti pak menteri bisa juga mengabarkan bagaimana keindahan Jakanaring Sport City ini”pungkasnya.
Sebelumnya, Arif Yahya juga meninjau Bandara Internasional SMB II dan Juga Destinasi Wisata terbaru di Kota Palembang yakni Kampung WIsata Al-
Munawar.