Alex Noerdin : Poltekpar Kalau Tidak Jadi Yang Terbaik Lebih Baik Jangan

Palembang- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin melaunching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata (SBM PTP), sekaligus melaunching Foodtruck dan peninjauan Gedung Baru Politeknik Pariwisata Palembang di Gedung Baru Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Jakabaring Palembang, Rabu (14/2). Selain gubernur hadir juga Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Prof. DR. H.M Ahman Sya.

Alex Noerdin menuturkan, Kemajuan Provinsi Sumsel tidak hanya di bidang infrastruktur, melainkan juga diimbangi oleh kemajuan sumber daya manusianya. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumsel mengaperesiasi penuh dengan adanya SBMPTP yang dianggap mampu menyaring sumber daya manusia yang unggul, profesional dan mampu berdaya saing di dunia global.

“Luar biasa kampus Poltekpar Palembang ini. Memang kami tidak tanggung-tanggung. Kalau tidak bisa jadi yang terbaik lebih baik jangan. Kita (Pemprov Sumsel) bersama Kementerian Pariwisata membangun gedungnya sangat bagus luar biasa. Nah sekarang kita siapkan SDM yang mengungguli tidak saja Indonesia tapi mampu mengukir prestasi secara mendunia, kalau kita mau kita bisa” ujarnya.

Menurut Alex, setelah pesta olahraga dari 45 negara Asia atau Asian Games Agustus mendatang, pariwisata di Provinsi lumbung energi ini akan semakin bertambah, apalagi sudah ditetapkan Jakabaring Sport City sebagai kawasan wisata olahraga, tentunya peran mahasiswa maupun mahasiswi akan sangat dibutuhkan.

“Ayo Anak- anakku sekalian ambil peluang kesempatan yang baik ini. Banyak di luar sana yang ingin tetapi tidak bisa,” ujarnya.


Sementara untuk food truck yang baru ia launching, diharapkannya ke depan, tidak saja hanya satu food truck yang beroperasi melainkan ada penambahan lagi.

“Food truck ini segera operasionalkan supaya masyarakat mengetahui, dan kedepan Insha Allah tidak hanya satu food truck saja akan ada penambahan lagi,” pungkasnya

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Prof. DR. H.M Ahman Sya mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh Pemprov Sumsel, dimana usai menghibahkan tanah Gubernur Sumsel sangat cepat dan antusias memberikan semangat untuk Poltekpar bersaing baik dalam negeri maupun international.


” Politeknik Pariwisata Palembang ini mengalahkan semua kampus perguruan tinggi dimanapun. Kampus ini akan menjadi model nantinya, syaratnya di awal kami mengajak mahasiswa adalah untuk kalahkan semua perguruan tinggi yang ada di Provinsi Sumsel, dengan bangga saya katakan mulai tahun ini pula praktek Poltekpar ini mulai mengirim lapangan industri yang ada di luar negeri,” tambahnya.

Bahkan tahun depan kita mulai melengkapi sarana dan prasarana kebutuhan, sehingga nanti kampus ini akan menjadi penggerak utama di dalam destinasi olahraga, menjadi pusat perubahan bagi provinsi Sumsel.

Untuk diketahui, SBM PTP adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata Negeri yang berada di lingkungan Kementerian Pariwisata, yaitu pendaftaran dan seleksi yang dilakukan secara bersama dan terintegrasi antara STP NHI Bandung, STP Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok.

Lorong Basah Bak Negeri Tirai Bambu di Malam Hari

Palembang – Upaya menjadikan dan membangkitkan nilai sejarah yang pernah ada pada tempo dulu, Pemerintah kota Palembang (Pemkot) melalui Dinas Pariwisata dan beberapa OPD terkait secara perlahan dan pasti menghadirkan pusat destinasi wisata dan hiburan bersejarah yang ada dikota Palembang. Kali ini lorong basah night culinery yang disulap seperti swasana negeri tirai bambu pada malam hari.
Suasana kilauan lampu pijar dan lampiong menjadikan night culinery dilorong basah serasa berada di negeri Cina.
Saat melauching Walikota Palembang H.Harnojoyo mengatakan bahwa potensi wisata yang ada di kota sejarah ini masih menyimpan banyak mutiara yang indah untuk digali lagi. Seperti yang sudah kita lakukan peremajaan dan fungsinya yaitu sungai Sekanak, foto 3 Dimenai dialang-alang Lebar, kampung moral dan beberapa deatinasi wisata lainnya yang kembali di hidupkan.
“Ide ini muncul ketika saya melihat kondisi lorong yang sempit, sedangkan pembeli harus nyaman. Kita ketahui pasar merupakan tempat untuk kita melepas rasa penat guna membangkitkan rasa senang Memang masih banyak kekurangan seperti lampu dan penataannya yang sedikit lagi harus dikonsep. Namun ini harus perlahan-lahan kita ubah. Untuk itu pajaknya nanti kita upayakan gratis dulu khusus pajak reklamenya, jelas Harnojoyo sabtu (10/02/2018) malam.
Lanjutnya,  selain lorong basah ini saya mengajurkan ada beberapa lorong A sampai D yang ada di lorong ini untuk kita lakukan perbaikan. Kita harus ketahui kota kita ini bisa indah karena adanya upaya dari diri kita untuk bersih-bersih.maka dari itu ayo peduli untuk hidup bersih dari diri kita sendiri.
Ditempat yang sama, Kepala dinas pariwisata Isnaini Madani mengatakan jika ide bersumber dari Bapak Walikota H.Harnojoyo sendiri untuk mewujudkannya. Memang masih banyak sekali kekurangan disana-sini di lorong basah. Kita membuat peraturan kepada pedagang
untuk  tidak mencuci piring,maka dari itu alat makan yang digunakan sifatnya sudah dipakai langsung dibuang. Ditambah lagi kami akan meminta bantu lagi kepada pihak PDAM.
“Untuk jam bukanya mulai dari 6 sore- jam 2 malam hal ini juga agar disetujui oleh Pemkot dan aparat keamanan dimana dari pihak kepolisian.
Lanjutnya, padagang yang kita setujui ada 54 dari 207 pedagang yang kita seleksi. Selain menghidangkan makanan khas kota Palembang, kita menghadirkan pasar duren, mengapa demikian karena duren asal daerah kita sering dijuat di kota-kota lain.
“Kami juga menghimbau kepada milik tokoh, kedepan nanti kami mengharap tokohnya juga bisa dibuka dimalam hari untuk transaksi jual beli. Kami menghimbau tokoh2 yang ada harus menghidupkan lampu agar malam di lorong basah ini meriah. Besok kami juga harapkan tuguh belida bisa diresmikan oleh Bapak Walikota,”tutupnya

Forum Pariwisata Gairahkan Keindahan Sriwijaya 

Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar pelantikan Forum Pariwisata Sriwijaya di Griya Agung, Sabtu (10/2). Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin.
Rangkaian kegiatan mulai dari pertunjukan seni musik, tari, dan teater menghiasi pengukuhan Forum Pesona Sriwijaya tersebut. Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan pengukuhan sekaligus tathering komunitas se-Sumsel ini merupakan ajang silaturahmi, ajang interaksi dan untuk mempererat hubungan persaudaraan serta bertukar pikiran guna menggali dan mengembangkan nilai nilai luhur yang terkandung dalam seni dan nudaya Sumatera Selatan yang mampu memberikan landasan etika dan moral bagi pembangunan Sumsel.
Alex menuturkan, Provinsi Sumsel saat ini melihat ke depan meneruskan Kejayaan Sriwijaya mengembalikan kemegahan Sriwijaya tetapi tetap utuh dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia. Dikatakannya, Provinsi Sumsel bukan provinsi terbesar bukan pula provinsi terkaya, tetapi Sumsel mempunyai motivasi yang kuat membangun daerah.
“Kita punya rasa persatuan seperti zaman dulu Kerajaan Sriwijaya yang tertuang dalam 18 prasasti yang utamanya prasasti Kedukan Bukit. Nah ini saudara-saudara sekalian kita buat prasasti Asian Games,” ungkapnya
Lanjut Alex, Provinsi Sumsel telah ditunjuk sebagai sport tourism di Indonesia. Dimana, hal tersebut diraih Sumsel dengan perjuangan dan kerja keras dapat mengukir sejarah menggelar event-event international. Sampai saat ini Alex menyebutkan 39 event international berlaga di Jakabaring Sport City.
“Pemerintah Provinsi Sumsel sangat mendukung dibentuknya Forum Pesona Sriwijaya Komunitas sebagai bagian dari pentahelix pariwisata, dapat berkontribusi untuk kemajuan pariwisata dan budaya di Sumsel. Saya berharap agar Forum Pesona Sriwijaya sebagai wadah komunitas yang ada di Sumsel dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan pariwisata dan budaya di provinsi ini,” tuturnya
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga menambahkan, Peran Forum Pesona Sriwijaya kedepan akan mempromosikan 958 obyek daya tarik wisata yang ada di Sumsel. Ia menuturkan, pengukuhan forum pesona Sriwijaya ini hanya sebagai simbolisasi dan memberikan semangat bahwa ruang publik untuk komunitas sudah dibuka di Sumatera Selatan bukan hari ini tetapi sudah 2 tahun yang lalu.
“Acara ini menjadi bentuk tali silaturahmi dan tali kesatuan kita bagaimana mewujudkan dan mempromosikan 958 obyek daya tarik wisata yang ada di Sumatera Selatan. Sekali lagi terima kasih selamat untuk kita semua terima kasih atas segala dukungan Pak Alex Noerdin yang diberikan selama ini,” tambahnya.

Tiap Akhir Tahun Kunjungan Wisman ke Sumsel Meningkat

Palembang – Diakhir tahun 2017 lalu tepatnya pada bulan Desember terjadi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui pintu masuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Pada bulan Desember jumlah wisman yang datang ke Sumsel mencapai 1.274 orang, jumlah ini mningkat 22,38 persen di bandingkan bulan November 2017 yang sebanyak 1.041 wisman.
Angka itupun juga meningkat jika di banding dengan bulan Desember tahun 2016 yakni sebesar 11,17 persen atau naik dari 1.146 menjadi 1.274.
Di lihat dari peningkatan itu ada hal unik yang terjadi yakni di setiap akhir tahun jumlah wisaman yang berkunjung di Sumsel selalu mningkat di setiap tahunya.
” Ya, ini seperti siklus tersendiri, banyak wisman untuk berkunjung ke Sumsel di akhir tahun”, ucap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumsel, Yos Rusdiansyah saat di jumpai di kantornya.
Yos mengakui jika siklus meningkatnya kedatangan wisman ke-Sumsel sering terjadi hanya di bulan Desember atau akhir tahun.
 “Di tahun 2016 bulan November sebanyak 1.021 wisman berkunjung dan meningkat pada bulan Desember nya menjadi 1.146. Sedangkan di tahun 2017 pada bulan November kunjungan wismas sebanyak 1.041 dan meningkat di bulan Desembernya menjadi 1.247 wisman. Ini membuktikan bahwa setiap akhir tahun kunjungan wisman selalu meningkat”, Ujarnya.
Sementara itu, Malaysia menjadi tetap menjadi negara paling banyak wisatawanya yang berkunjung ke Sumsel, di Bulan Desember 2017 sebanyak 627 warga Malaysia yang berkunjung.
“Selanjunya di urutan ke dua ada Wisatawan Singapura sebanyak 186 orang, dan urutan ketiga wisatawan dari Cina sebanyak 42 orang”, ungkap Yos.
Terkait Yos berharap di tahun 2018 ini kunjungan Wisman bisa lebih meningkat lagi. “Apalagi ada even besar Asian Games, akan banyak wisatawan khususnya di yang berasal dari Negara di benua Asia akan berkunjung di Palembang”, tambahnya.
Kaganga.com

Palembang Resmi Punya Skate Park

Palembang Resmi Punya Skate Park

Palembang – Palembang skate park akhirnya telah diresmikan, Walikota Palembang H. Harnojoyo secara langsung meresmikan wahana baru bagi pecinta skateboard ini, Sabtu (03/02/2018).

Bersama para komunitas skateboard kota Palembang, Harnojoyo melaunching lokasi tersebut, sebagai tanda lokasi ampera skate park sudah bisa digunakan dan dinikmati baik bagi para komunitas skateboard maupun bagi masyarakat umum.

Walikota Palembang Harnojoyo mengajak seluruh masyarakat Palembang khusunya para pecinta olahraga skateboard untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh Pemerintah kota Palembang.

“Sudah selesai, mari kita manfaatkan wahana baru ini, dengan adanya ampera skate park upaya kami memberikan fasilitas bagi anak muda Palembang untuk berekreasi dengan hobinya” Kata Harnojoyo.

Harnojoyo menjelaskan, ampera sakte park dibangun menggunakan dana dari CSR PDAM Tirta Musi.

“PDAM Tirta Musi dengan dana CSRnya membangun ampera skate park ini, kedepan akan kita percantik lagi dengan menambahkan taman-taman di sekitar area skate park ” Ujar Harnojoyo.

Harnojoyo berharap, selain menjadi tempat menyalurkan hobi, melalui ampera skate park ini mampu menciptakan atlet skateboard berbakat dari Kota Palembang.

“Seperti diketahui skateboard sudah menjadi olahraga yang banyak dipertandingkan, bahkan pada ajang asian games mendatang, semoga kelak melalui tempat ini akan muncul bibit berbakat atlet skateboard profesional dari Palembang ” Harap Harnojoyo.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan, pembangunan skate park sudah selesai 100% dan telah diserahkan kepada Pemerintah kota Palembang untuk dimanfaatkan.

“Pembangunan fisiknya sudah 100%, namun kami tetap menampung aspirasi dari para komunitas skateboard, masukan yang positif tentu akan kita terima, kedepan jika ada masukan untuk perbaikan struktur bangunan dari mereka, akan kita perbaiki yang jelas kita libatkan para komunitas ini” Ujar Andi Wijaya

Hadi, Ketua komunitas Palembang Street Imaginator mengungkapkan rasa bahagianya, karena sekarang dirinya bersama teman-temanya telah memiliki tempat yang representatif untuk menyalurkan hobinya bermain skateboard.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah kota Palembang yang telah mendengarkan aspirasi kami dengan membangun ampera skate park, sudah puluhan tahun kami menanti tempat inu, Alhamdulillah sekarang terwujud ” Ujar Hadi.

Wujudkan Kebhinekaan, Palembang Gelar Festival Budaya

Wujudkan Kebhinekaan, Palembang Gelar Festival Budaya

Palembang – Dalam rangka menjaga silaturahmi antar suku, etnis, dan budaya, Pemerintah kota Palembang menggelar acara festival budaya yang mengusung tema triangle culture festival.

Dalam festival ini menampilkan pertunjukan budaya dari berbagai belahan nusantara, arab, dan tionghoa.

Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Palembang H. Harnojoyo, Sabtu (04/02/2018) di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera).

Terlihat masyarakat memadati monpera untuk menyaksikan festival yang baru pertama kali digelar di Palembang ini.

Walikota Palembang Harnojoyo mengungkapkan, acara ini diselenggarakan sebagai upaya mempererat silaturahmi masyarakat antar etnis, suku, budaya, dan agama.

“Bangsa ini kaya akan budaya, Palembang salah satu tempat dengan beragam suku dan etnis, keberagaman inilah yang selalu kita jaga, dengan acara ini semoga semakin mempererat silaturahim antara kita” Ungkap Harnojoyo.

Sementara itu, kepala dinas kebudayaan kota Palembang Sudirman Teguh menjelaskan, festival ini diikuti oleh berbagai perwakilan daerah di Indonesia, serta etnis arab dan tionghoa dengan menampilkan budayanya masing-masing.

“Diantaranya dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Sumatera Utara, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, tuan rumah Palembang, serta penampilan dari komunitas etnis arab dan tionghoa” Jelas Sudirman.

Warga Antusias Saksikan Super Blood Moon Dari Museum TPKS Palembang

Warga Antusias saksikan Super blue Blood Moon dari Museum TPKS Palembang

Palembang – Rasa penasaran masyarakat Palembang untuk menyaksikan Super Blue Blood moon di Kota Palembang cukup antusias, ini terlihat ramainya masyrakat yang turut menyaksikan bersama di Taman Purbakala Sriwijaya (TPKS) Palembang.

Meski Gerhana Bulan tak nampak secara maksimal, namun warga yang menyaksikan cukup puas.

“Lumayanlah, tadi kita lihat bersama. Kan datang kesini bukan hanya ingin melihat Gerhana Bulan saja. Tapi juga asa hiburan lainnya,”kata Abe salah satu warga yang menyaksikan Gerhana bulan di TPKS palembang, Kamis (1/02/2018)

Sementara itu, ditempat terpisah Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin memberikan imbauan bagi umat muslim Palembang mengenai fenomena alam yakni Super Blue Blood Moon(Gerhana Bulan), yang nanti malam akan terjadi di Indonesia khususnya Sumsel.

“Bagi umat muslim dianjurkan untuk mengerjakan sholat sunah dua rakaat atau sering disebut dengan sholat Sunnah khusus,” kata Gubernur.

Menurutnya, dengan melakukan sholat Sunnah khusus, menjadi bukti syukur umat muslim di Indonesia khususnya Sumsel perihal fenomena langka.
“Ini tanda kita bersyukur kepada Tuhan sebagai pencipta yang telah menciptakan fenomena alam yang sangat indah ini di bumi, ” katanya.

Gubernur mengingatkan, kepada masyarakat agar tetap menjalankan sholat wajib 5 waktu untuk menyempurnakan kewajiban sebagai muslim.

“Mari kita sempurnakan lagi ibadah kita dengan melakukan sholat sunah salah satunya sholat khusuk malam ini,” katanya.

April 2018, Poltekpar Palembang Terima Mahasiswa Baru

April, Poltekpar Palembang Terima Mahasiswa Baru

Kaganga.com, Paalembang – Mulai tahun Akademik 2018/2019 atau tahun ketiga Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, yang dibawah naungan Kementerian Pariwisata. Direncanakan pada bulan April nanti akan membuka penerimaan mahasiswa baru.

“Tahun ini kami akan mencoba menerima sebanyak 500 Mahasiswa, jika ditambahkan dengan exciting student yang ada berarti 1.100 lebih mahasiswa telah berkuliah di Poltekpar Palembang, “kata Direktur Poltekpar Palembang Dr. Zulkifli Harahap, Dipl.,M. M. Par

Untuk calon mahasiswa yang akan mendaftarkan dirinya ke Poltekpar Palembang. Ia mengungkapkan ada persyaratan atau seleksi yang bersifat tertulis dan lisan yang harus di lewati bagi para calon mahasiswa Poltekpar.

Pada tahap tes tertulis pihaknya akan menyeleksi sikologis dan psikotest para calon mahasiswa. Dari tes tersebut pihaknya dapat melihat bakat dari calon mahasiswa yang akan menetapkan studi mana yang tepat pada bakat calon mahasiswa.

“Dilanjutkan kedua tes bahasa inggris tertulis seperti gramer, vocabulry yang akan diujikan di test tertulis nanti, “jelasnya.

Setelah tes pertama calon mahasiswa lolos, mereka akan masuk ketahap kedua itu meliputi tes lisan atau wawancara. Dalam tes kedua ini pengetahuan umum sangat diperlukan, seperti modal Bahasa asing ini sangat menentukan kelulusan bagi calon mahasiswa baru.

“Minimal b.inggris namun jika calon mahasiswa dapat berbahasa asing lainnnya seperti Prancis Mandarin Jepang itu sangat lebih menguntungkan bagi mereka, “ucapnya.

Namun bukan hanya Tes Tertulis atau Lisan yang dapat meloloskan para calon mahasiswa, akan tetapi juga dari melihat hasil Tes kesehatan. Dalam tes kesehatan ini Ia sangat menegaskan bahwa Poltekpar Palembang sangat tidak menerima calon mahasiswa yang terlibat narkoba kemudian memiliki penyakit sepsifik di dalam tubuhnya.

“Karena ini menjadi pusat training center, jangan sampai mereka masuk memiliki penyakit sepsifik yang akhirnya membahayakan saat mereka bekerja. Apalagi kita punya panduannya yang bekerja sama dengan enam perguruan tinggi lainnya 6 diantaeSbstpp seleksi bersama sekolah tinggi politeknik pariwisata, “tegasnya.

Lebih lanjut, pada persayaratan yang ia paparkan akan dilakukan pada gelombang pertama penerimaan calon mahasiswa. Nanti setelah gelombang pertama dibuka, akan ada gelombang keduanya yang dibuka oleh pihaknya.

“Gelombang kedua adalah untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri yang akan dibuka setelah gelombang pertama, “ungkapnya

Ia menambahkan dalam Biaya perkuliahan di Poltekpar Palembang, mahasiswa hanya merogoh kocek sebesar dua juta lima puluh ribu per semester. Biaya paling murah tersebut dikarenakan telah di subsidi oleh Pemerintah.

“Disini sendiri dapat dicek di seluruh dunia bahwa kuliah poltekpar Palembang paling murah yang disubsidi oleh pemerintah jadi mereka dapat kuliah disini, “ujarnya.

Kampung Ikan Hias, Tambah Destinasi Wisata Palembang

Walikota Resmikan Kampung Ikan Hias

Palembang – Bertambah lagi destinasi wisata di kota Palembang, kali ini kota pempek berhasil menyulap salah satu kawasan di kecamatan Ilir timur dua tepatnya di Jalan Yasin, Lorong Damai Kelurahan 2 Ilir menjadi kampung ikan hias.

Ketika memasuki kampung tersebut, kita akan disuguhkan dengan pemandangan ratusan ikan hias yang cantik yang dapat memanjakan mata para pengunjung.Minggu, (28/1/2018) Walikota Palembang H. Harnojoyo meresmikan kampung ikan hias tersebut.

“Sebenarnya kampung budidaya ikan hias ini sudah cukup lama. Melalui program Kotaku, kita menata lagi kawasan ini agar lebih menarik dan bisa menjadi destinasi wisata baru Kota Palembang,” Ungkap Harnojoyo.

Harnojoyo mengatakan, dengan adanya kampung ikan hias ini, diharapkan mampu menaikkan taraf ekonomi masyarakat sekitar.

“Kita berharap masyarakat dapat melihat hal ini menjadi sebuah potensi bagi perekonomian masyarakat, namun jangan lupa Jaga kebersihan dan kenyamanan kawasan, sehingga membuat betah pengunjung,” Ujarnya.

Ditambahkan Harnojoyo, Pemkot Palembang rencananya akan memberikan akuarium dan etalase bagi para pedagang di Kampung Ikan Hias, bahkan Sebagian kawasan budi daya ikan hias yang masih menumpang di lahan warga, akan dibeli oleh Pemkot Palembang.

“Kita akan masukkan biaya khusus untuk pembebasan lahan Kampung Ikan Hias. Nanti masuknya ke anggaran tahun 2019, karena anggaran sekarang sudah tersusun sejak tahun lalu,” ujarnya.

Sementara itu Camat Ilir Timur dua Syahiruligama menjelaskan, sudah lebih dari 10 tahun, para warga sekitar menggeluti bisnis budi daya ikan hias, namun memang belum dikembangkan lebih besar.

Ia mengakui, baru kali ini para pebisnis budidaya ikan hias mendapatkan perhatian dari Pemkot Palembang.

“Ada yang masih pakai lahan pribadi dan lahan kosong punya warga sekitar. Penjualannya juga sudah menyebar di Palembang, dengan adanya perhatian dan bantuan dari Pemkot Palembang, kami yakin kawasan ini akan semakin berkembang” ujarnya.

ASEAN Toursim Forum, Indonesia Sabet 18 Penghargaan

Asean Tourism Forum, Indonesia Sabet 18 Penghargaan

Kaganga.com, Jakarta – Kabar baik datang dari ajang Asean Tourism Forum atau ATF 2018 di Chiang Mai, Thailand. Dalam ajang penghargaan pariwisata itu, Indonesa raih 18 penghargaan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang memimpin delegasi Indonesia pada ASEAN Tourism Forum (ATF) 2018 di Chiang Mai boleh berbangga setelah industri pariwisata Indonesia meraih banyak penghargaan.

Seperti dilansir di Detiktravel, Sabtu (27/1), Indonesia menyabet total 18 penghargaan dalam ajang ATF 2018 dan ASEANTA (ASEAN Tourism Associations) Award di Chiang Mai International Exhibition and Convention Center (CMIECC), Thailand, Jumat (26/1).

Penghargaan yang diraih Indonesia antara lain 3 Award the Best dari 6 award yang dilombakan dalam ajang ASEANTA Award 2018, serta 15 penghargaan pada ASEAN Tourism Forum Award dari sejumlah kategori yang dilombakan.

Perolehan belasan penghargaan bergengsi dalam ajang forum pertemuan menteri-menteri pariwisata dan pelaku bisnis pariwisata se-ASEAN tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara tujuan wisata di kawasan Asia Tenggara yang sangat diminati dan favorit oleh wisatawan dunia.

“Ini sebagai kemenangan Indonesia di antara 10 negara anggota ASEAN,” ungkap Arief usai mengikuti ASEAN Tourism Ministers Press Conference.

Berikut 3 penghargaan dari ASEANTA Awards 2018:

Best ASEAN New Tourism Attraction: Sand Boarding di Bantul, Yogyakarta
Best ASEAN Tourism Photo: Upacara Melasti, karya Agung Parameswara, Indonesia
Best ASEAN Airlines Program: ‘Ayo Liburan’, Garuda Indonesia

Sementara itu 15 award dari ATF Award 2018 adalah sebagai berikut:

Kategori ASEAN Green Hotel Standard Award :

Hyatt Regency YogyakartaPrime Plaza Hotel

The Dharmawangsa Jakarta

Melia Purosani Yogyakarta

Turi Beach Resort Batam

Kategori ASEAN MICE Venue Standard Award :

Bali Nusa Dua Hotel
Raffles Jakarta
Four Season Hotel Jakarta
The Trans Resort Bali
Ayana Midplaza Jakarta

Kategori ASEAN Clean Tourist City Standard Award :

Bandung
Surabaya
Banyuwangi

Kategori ASEAN Sustainable Tourism Award :

Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta
The Nusa Dua, Bali