History Danau Deduhuk Semede Darat Ulu

Muara Enim Tim News Room Kominfo. Pada Tahun 1952 di Kabupaten Muara Enim Kecamatan Semede Darat Ulu yaitu Desa Rantau Dedap ditemukan genangan air oleh Din Garong dan 2 orang anak buahnya. saat Din Garong menemukan genangan air, ia pun merasa penasaran dan langsung membersihkan semak-semak yang ada di sana, karena dia yakin akan ada sesuatu yang indah di balik genangan air tersebut, sembari membersihkan akhirnya terlihatla jelas genangan air tersebut seperti danau. Awal mula disebut Danau Deduhuk karena pada saat itu ada seseorang (Din Garong) yang sedang mencari tanaman obat-obatan di semak-semak belukar di pedalaman Desa Yayasan Rantau Dedap dengan cara mengendap-ngendap (nyeyuhok) dan tanpa di sengaja dia menemukan genangan air yang berukuran kurang lebih10x20 meter, jadi nama danau deduhuk diambil dari kata “Nyenyuhok”, luas danau tersebut diperkirakan 12 hektare dan sampai saat ini baru terealisasi 6 hektare. Pada tahun 1952 dahulu akses yang dapat digunakan hanya dengan berjalan kaki sekiiar 8 jam untuk menuju danau tersebut dari Desa Segamit ke Desa Rantau Dedap . Tak beberapa lama kemudian,dia pergi merantau ke Kota dan pada saat dia kembali kedesanya ternyata danau tesebut sudah mulai melebar, lama-kelamaan genangan air itu semakin luas dan berubah menjadi danau yang sangat besar, banyak pula warga masyarakat ingin membantu dan membuka danau tersebut agar dapat di akses sehingga dapat didatangi oleh para wisatawan.

Jarak tempuh yang di lalui sekitar 4 jam perjalanan dari Muara Enim ke Desa Rantau Dedap / Danau Deduhuk. bukan apa-apa, akses yang akan di tempuh agak lumayan extream. tebing, jurang, jalan berkelok, dan Jika hujan turun, jalan bebatuan menjadi berlumpur bisa saja perjalanan yang sudah susah payah ditempuh jadi sia-sia. Koordinator Tim Expedition Jelajah Bumi Tunggu Tubang, H. Jumhari yunus, SH. MM yang merupakan Kepala Kantor Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim mengatakan, Semende, memiliki potensi alam yg sangat beragam berupa Sungai, Danau, Air Panas, Air Terjun dan Agro Wisata. yang belum terjamah secara optimal. Potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui kerja sama antar semua pihak dan aktifitas petualangan alam bebas yang dapat digarap dengan memadukan olahraga alam bebas dan hiburan. Salah satunya yaitu Danau Deduhuk. Adapun Tim Expedition Jelajah Bumi Tunggu Tubang Yaitu Tim dari Kantor Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim, Fotografer Profesional Tanjung Enim Dkk, warga masyarakat Desa Setempat. (Tim Expedition Jelajah Bumi Tunggu Tubang Muara Enim).



Leave a Reply